INITIATED PENALTIES FOR CORRUPT BEHAVIOR IN A SOCIOLOGICAL PERSFEKTIF

Syamsul Haling

Abstract


Sociological persfektif in many social sanctions bid can be applied in corrupt
behavior pananggulangan. The idea of social sanctions were proposed as a reaction
against the growing number of corrupt behavior difficult resolved only through
national and international legal instruments. It is time the exact type of sanctions were
found to tackle corrupt behaviour that are already classified as extraordinary crimes.
Some ideas proposed as social sanctions to eradicate corrupt behavior i.e. criminal
sanctions established on the basis of social stratification, pencemohan self and family
corruptor, no corpse mensholatkan corruptor before is no guarantee of the financial
returns of the State by the family of the perpetrator, serving in the corruptor's face
telivisi and penalties for disseminating the corruptor after death and as sanctions
ultimium remidium every corruptor will be charged all his deeds before God after
death.


Keywords


Corrupt Behavior; social Sanctions

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2006. Jihad Melawan Korupsi, KOMPAS, Jakarta.

Achmad Ali, 1999. Meluruskan Reformasi Hukum, IBLAM.

Alatas, Syed Hussein, 1999. Corruption and the Destiny of Asia, Prenctice Hall (M)

Sdn. Bhd. Simon & Schuster (Asia) Pte.Ltd.

Anwary, S. 2000. Quo Vadis Pemberantasan Korupsi di Indonesia, Studi Kasus

Tindak Pidana Korupsi dan Strategi Pemberantasannya, Bunga Rampai

Amanat Rakyat, Edisi III, ISEPS, Jakarta.

Andi Zainal Abidin Farid, 1995. Hukum Pidana I, Sinar Grafika, Jakarta.

Alatas, S.H. 1987. Korupsi, Sifat, dan Fungsi, LP3S, Jakarta.

Ashiddiqie, Jimly, 2006. Perkembangan dan Konsolidasi Lembaga Negara Pasca

Reformasi, Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Jakarta.

Bruggink, J.J.H., 1999. Refleksi Tentang Hukum, Alih Bahasa Arief Sidharta, S.H.

Penerbit, Citra Aditya Bhakti, Bandung.

Habermas, Jurgen, 2004. Krisis Legitimasi, Qalam, Cet.Pertama, Juli, Yogyakarta.

Jazim Hamidi,1999. Penerapan Asas-Asas Umum Penyelenggara Pemerintahan yang

Layak Di Lingkungan Peradilan Adminsitrasi Indonesia, Upaya Menuju”

Dean And Stable Govemment”, Penerbit PT. Citra Aditya Bakti, Bandung.

________________, 2005. Hermeneutika Hukum : Teori Penemuan Hukum Baru

Dengan Interpretasi Teks, UII Press, Yogyakarta

Klitgaard, Robert, dkk. 2002. Penuntun Pemberantasan Korupsi dalam Pemerintahah

Daerah,Alih Bahasa Masri Maris, Yayasan Obor Indonesia & Partnership for

Governance Reform in Indonesia, Jakarat.

______________, 1998. Membasmi Korupsi, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.

Lamintang, P.A.F., 1984. Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia, Sinar Harapan,

Bandung.

Lili Rasyidi dan I.B. Wyasa Putra, 1993. Hukum Sebagai Suatu Sistem, Penerbit, PT.

Remaja Rosdakarya, Bandung.

_______________, 1993. Filsafat Hukum, Apakah Hukum itu?, Cet. Keenam,

Penerbit, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 1993.

Maria Puch, dkk. 1993. Coping with Corruption in a Borderless World, Proceeding of

the Fifth International Anti-Corruption Conference, Kluwer law and

Taxation Publishers, Devender, Boston.

Marzuki, Laica, H.M. 2006. Berjalan-Jalan di Ranah Hukum: Pikiran Lepas, Buku

Kesatu, Sekretariat Jenderal dan Kepanitraan Mahkamah Konstitusi, Jakarta.

________________, 2008. Dari ke Barat Memandu Hukum: Pemikiran Hukum Wakil

Ketua Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. H.M. Laica Marzuki, S.H., Sekretariat

Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia,

Jakarta.

McWalters, SC., IAN, 2006. Memerangi Korupsi. Sebuah Peta Jalan untuk Indonesia,

PT. Temprina Media Grafika, Surabaya.

Muladi dan Bardawi, 1998. Teori Teori dan Kebijakan Pidana, Edisi Revisi, PT.

Alumni, Bandung.

Romli Atmasasmita, 2001. Reformasi Hukum, Hak Asasi Manusia dan Penegakan

Hukum, Editor Aman Sembiring dan Agus Takariawan, Penerbit CV.

Mandar Maju, Bandung.

________________, 2003. Pengantar Hukum Kejahatan Bisnis, Edisi Pertama,

Kencana, Bogor.

Samford, Charles,1989. The Disorder of Law A Critique of Legal Theory, Saduran

Achmad Ali, Makassar2000.

Satjipto Rahardjo, 2002. Sosiologi Hukum, Perkembangan, Metode dan Pilihan

Masalah, Universitas Muhammadiyah, Surakarta.

_______________, t.th. Masalah Penegakan Hukum, Suatu Tinjauan Sosiologis, Sinar

Baru, Bandung.

Seno Adjie, Indriyanto, 2006. Korupsi: Kebijakan Aparatur Negara dan Hukum

Pidana, CV. Aditya Media, Jakarta

Soetandyo Wognjosoebroto, 2002. Hukum, Paradigma, Metode dan Dinamikanya,

Cet. Pertama, Huma dan ELSAM,Jakarta.

Schaffmenister, D. dkk.,1995. Hukum Pidana, Editor Penerjemah Prof.Dr.J.E.

Sahetapy, SH.M.A. , Konsorsium Ilmu Hukum Departemen P & K, Edisi

Pertama, Cet.ke-1, Yogyakarta .

Sholehuddin, M. 2003. Sistem Sanksi Dalam Hukum Pidana: Ide Dasar Doble Track

System dan Implementasinya, PT. RajaGrafindo, Jakarta, 2003, hal. 185-224.

Syamsul Anwar, dkk, 2006. Fikih Antikorupsi, Cet.I. Pusat Studi Agama dan

Peradiban (PSAP), Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.14724/jh.v4i1.58

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Journal of Humanity

Creative Commons License
Journal of Humanity is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.